Kalo saya nyebutnya Zenfone Type S, akhirnya kesampaian juga setelah terdengar bunyi pesan masuk di Samsung Grand Prime saya sari 3346. Gara-gara Samsung Grand Prime yang mulai melambat akhirnya mutusin buat nyari Smartphone dengan harga terjangkau dan kualitas mumpuni.
Translate
Tampilkan postingan dengan label DUNIA GADGET. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DUNIA GADGET. Tampilkan semua postingan
Sabtu, Maret 12, 2016
Rabu, Februari 17, 2016
Samsung Galaxy J7
Gadget keluaran pabrikan (seolah-olah motor) korea selatan Samsung ini menjadi buruan saya di Jakarta, bukan karena kepingin punya tapi karena dititipin buat beliin. hehehe
Kebetulan pas pelatihan kemarin nginapnya di Hotel Ibis Harmoni Jakarta yang depannya pas ada Matahari Gajah Mada, cuci mata skalian cari Samsung Galaxy J7.
Kebetulan pas pelatihan kemarin nginapnya di Hotel Ibis Harmoni Jakarta yang depannya pas ada Matahari Gajah Mada, cuci mata skalian cari Samsung Galaxy J7.
Rabu, Januari 13, 2016
Gadget Murah Meriah, Berani ?
Dari judulnya sudah membuat penasaran, Gadget Murah Meriah, tetapi pertanyaan berani di belakangnya membuat dahi sedikit berkerut. Bayangkan Gadget terbaru bisa dengan kisaran harga diatas 5 juta di jual dengan harga murah, berapa?
Minggu, Agustus 29, 2010
Makna Simbol Pada Stik PS
Para gamer mungkin sudah tak asing lagi dengan logo berbentuk segitiga, kotak, lingkaran ataupun tanda silang seperti huruf X yang ada pada tombol kendali Sony PlayStation. Namun tahukah arti sebenarnya dari simbol tersebut?
Jumat, Agustus 06, 2010
4 Game Nakal
Industri game memang punya sisi baik dan sisi 'gelap'. Sebut saja game dengan tema porno, dan bahkan perkosaan, yang kerap muncul dari Jepang. Game-game tersebut memang bisa tampak negatif, terutama jika dimainkan oleh gamer pada usia (dan tingkat kedewasaan) yang tidak tepat.
Rabu, Juli 21, 2010
Paul Meramal di iPhone
Siapa tak kenal Paul gurita? Hewan bertentakel ini mendadak tenar berkat ramalan jitunya di sejumlah pertandingan selama Piala Dunia 2010 berlangsung.
Rabu, Juli 14, 2010
Laptopnya Gamer dan 3D Desainer
Acer kini menghadirkan produk laptop multimedia terbarunya bernama Acer Aspire 5943G. Laptop ini sangat cocok digunakan para casual gamer atau 3D desainer. Seperti apa?
Minggu, Juli 04, 2010
Daftar Game Baru di Juli 2010
Ada banyak game yang ditunggu para gamer akan dirilis Juli 2010 ini. Selain Need for Speed: World Online dan Call of Duty: Modern Warfare 2 Resurgence Pack, game apa lagi yang akan dirilis Nintendo, Sony PlayStation, XboX 360, dan komputer PC, bulan ini? Dikutip dari Meodia, Minggu (4/7/2010), berikut adalah daftar game tersebut:
Sabtu, Juni 12, 2010
Kamera 3D
Tak hanya produk televisi yang merambah ke teknologi tiga dimensi (3D), kamera pun mulai mengikuti jejaknya. Salah satu vendor yang sudah siap adalah Sony, yang akan merilis kamera saku 3D yang diklaim mampu membuat foto jauh lebih nyata.
Ya, produk ini diakui raksasa elektronik asal Jepang tersebut mampu membuat pengguna seolah-olah sedang berdiri di depan panorama indah yang bisa disentuhnya.
Namun layaknya teknologi canggih lainnya, semakin canggih alat maka semakin mahal harganya. Dengan mengusung seri NEX 5 dan NEX 3, gadget 3D ini dijual seharga 550 poundsterling.
Walau harganya tak murah, teknisi ahli Sony, Paulus Genge percaya bahwa masyarakat akan menyambut baik produk canggih ini.
Kamis, Juni 10, 2010
FIFA 11 Saingan PES 2011
Beberapa saat sebelum kick-off piala dunia dimulai, Electronic Arts (EA) secara resmi mengumumkan kehadiran game bola andalannya, FIFA 11. Ingin membuat para gamer betah memainkan game ini, FIFA berupaya membuat tiap-tiap karakter begitu 'hidup'. Sedikit berbeda dengan PES 2011, yang telah melakukan perombakan besar pada berbagai elemen di dalam game. FIFA 11 justru menitik beratkan permainannya pada segi 'keaslian' pemain. 'Keaslian' yang dimaksud bakal dituangkan pada fitur baru bertajuk Personality+.
Rabu, Juni 09, 2010
Wajah Kita Jadi Karakter Game di PES 2011
Dalam game sepakbola Pro Evolution Soccer (PES) 2011, para gamer memiliki kebebasan untuk membuat karakter ciptaannya sendiri. Kabarnya, wajah pemain pun bisa digunakan untuk dijadikan karakter dalam game tersebut.
Sabtu, Juni 05, 2010
Nokia Dual SIM Card

Beberapa waktu lalu, Nokia meluncurkan Nokia C3 di Indonesia. Selang beberapa hari, Nokia memperkenalkan empat varian baru ponsel seri C dengan harga terjangkau yang disasarkan pada segmen pengguna tingkat awal (entry-level user).
Empat ponsel berdesain candybar itu, seperti dilansir laman Cellular News, Jumat 4 Juni 2010, adalah trio Nokia C1, termasuk C1-00, C1-01, dan C1-02, serta Nokia C2.
Seperti diketahui, beberapa tahun terakhir, pangsa pasar Nokia secara global tergerus sedikit demi sedikit sejak kehadiran ponsel-ponsel murah dan smartphone, terutama di pasar negara-negara berkembang.
Di Indonesia, terlihat jelas bahwa animo pasar cukup besar menyambut kehadiran ponsel-ponsel China, yang mengklaim sebagai ponsel merek lokal, karena harganya yang relatif murah.
Menyiasati situasi tersebut, untuk mempertahankan kepemimpinannya di pasar negara berkembang, raksasa vendor ponsel asal Finlandia itu mencoba bangkit dengan berbagai strategi. Di antaranya dengan menghadirkan ponsel anyar berbujet rendah.
Nokia C1, yang akan dipasarkan dengan harga mulai 30 euro atau Rp 330 ribu (belum termasuk pajak), menjadi ponsel seri C termurah yang menawarkan fitur dual SIM. "Pengguna bisa dengan mudah menahan tombol bawah untuk mengganti kartu SIM. Ini akan membantu fleksibilitas pengguna saat mereka bepergian ke luar daerah atau bahkan lintas negara," ujar Alex Lambeek, vice president Nokia.
Selain dual SIM, raja ponsel dunia itu juga mengunggulkan usia baterai. Tiap-tiap baterai yang disematkan pada tiga seri C1 diyakini mampu bertahan hingga enam minggu, waktu standby terlama yang pernah diklaim untuk produk Nokia.
Namun, kemampuan C1 benar-benar terbatas. Selain hanya menampung 500 phonebook, ia juga tak memiliki akses data GPRS, Wi-Fi, USB, Bluetooth, bahkan kamera.
Nokia C2 relatif lebih baik. Dari segi desain pun, fisiknya nampak lebih elegan. Selain menampung phonebook hingga 1.000 entri, ponsel berkamera VGA (640x480 piksel) ini juga dilengkapi dengan akses data GPRS (32-48 kbps). Di samping itu, C2 juga mempunyai Bluetooth, Java platform, dan microSD yang bisa dikembangkan hingga 32GB.
Untuk harga retail, keempat seri C ini diestimasi berkisar di antara 30-45 euro atau 335-500 ribu rupiah. Nokia C1-00 kemungkinan akan dibanderol dengan harga 30 euro, C1-02 di harga 35 euro, C1-01 39 euro, dan C2 sekitar 45 euro.
Nokia C1 (C1-00) dijadwalkan akan beredar pada kuartal ketiga tahun ini, dan C1 (C1-01) akan menyusul di kuartal berikutnya. Sementara Nokia C1 (C1-02) dan Nokia C2 akan mulai dikapalkan pada akhir tahun 2010. Belum ada keterangan resmi dari Nokia lebih lanjut terkait pengapalannya di Asia atau Indonesia. (mt)
Empat ponsel berdesain candybar itu, seperti dilansir laman Cellular News, Jumat 4 Juni 2010, adalah trio Nokia C1, termasuk C1-00, C1-01, dan C1-02, serta Nokia C2.
Seperti diketahui, beberapa tahun terakhir, pangsa pasar Nokia secara global tergerus sedikit demi sedikit sejak kehadiran ponsel-ponsel murah dan smartphone, terutama di pasar negara-negara berkembang.
Di Indonesia, terlihat jelas bahwa animo pasar cukup besar menyambut kehadiran ponsel-ponsel China, yang mengklaim sebagai ponsel merek lokal, karena harganya yang relatif murah.
Menyiasati situasi tersebut, untuk mempertahankan kepemimpinannya di pasar negara berkembang, raksasa vendor ponsel asal Finlandia itu mencoba bangkit dengan berbagai strategi. Di antaranya dengan menghadirkan ponsel anyar berbujet rendah.
Nokia C1, yang akan dipasarkan dengan harga mulai 30 euro atau Rp 330 ribu (belum termasuk pajak), menjadi ponsel seri C termurah yang menawarkan fitur dual SIM. "Pengguna bisa dengan mudah menahan tombol bawah untuk mengganti kartu SIM. Ini akan membantu fleksibilitas pengguna saat mereka bepergian ke luar daerah atau bahkan lintas negara," ujar Alex Lambeek, vice president Nokia.
Selain dual SIM, raja ponsel dunia itu juga mengunggulkan usia baterai. Tiap-tiap baterai yang disematkan pada tiga seri C1 diyakini mampu bertahan hingga enam minggu, waktu standby terlama yang pernah diklaim untuk produk Nokia.
Namun, kemampuan C1 benar-benar terbatas. Selain hanya menampung 500 phonebook, ia juga tak memiliki akses data GPRS, Wi-Fi, USB, Bluetooth, bahkan kamera.
Nokia C2 relatif lebih baik. Dari segi desain pun, fisiknya nampak lebih elegan. Selain menampung phonebook hingga 1.000 entri, ponsel berkamera VGA (640x480 piksel) ini juga dilengkapi dengan akses data GPRS (32-48 kbps). Di samping itu, C2 juga mempunyai Bluetooth, Java platform, dan microSD yang bisa dikembangkan hingga 32GB.
Untuk harga retail, keempat seri C ini diestimasi berkisar di antara 30-45 euro atau 335-500 ribu rupiah. Nokia C1-00 kemungkinan akan dibanderol dengan harga 30 euro, C1-02 di harga 35 euro, C1-01 39 euro, dan C2 sekitar 45 euro.
Nokia C1 (C1-00) dijadwalkan akan beredar pada kuartal ketiga tahun ini, dan C1 (C1-01) akan menyusul di kuartal berikutnya. Sementara Nokia C1 (C1-02) dan Nokia C2 akan mulai dikapalkan pada akhir tahun 2010. Belum ada keterangan resmi dari Nokia lebih lanjut terkait pengapalannya di Asia atau Indonesia. (mt)
VIVAnews.com
Rabu, Juni 02, 2010
Gocekan PES 2011
Seri terbaru dari Pro Evolution Soccer (PES) sudah di depan mata. Setelah mendapatkan umpan balik dari para penggemarnya, Konami memberikan sejumlah perbaikan besar-besaran pada game yang nantinya bertajuk PES 2011.
Rabu, Mei 12, 2010
Tombol Rahasia Nokia N900
Tombol Umum :
* Ctrl + Backspace: Berbalik ke tab sebelumnya
* Ctrl + C: Copy text
Rabu, Mei 05, 2010
HP Microsoft Murah Meriah

Pekan ini, Microsoft bakal memulai persaingan di pasar ponsel dengan membuka pre-order bagi dua ponsel cerdas besutannya, Kin One dan Two.
Adapun operator yang ditunjuk Microsoft untuk memasarkannya adalah Verizon Wireless, dan pemesanan secara online bisa dimulai Kamis (6/5/2010), melalui situs Verizon Wireless.
Dikutip dari PC World, Rabu (5/5/2010), Kin One yang ukurannya lebih kecil dan dilengkapi kamera 5 megapixel, dibanderol seharga US$49,99 atau sekitar Rp 450 ribuan (dengan asumsi $1 = Rp 9.000). Hanya saja, pengguna harus terikat kontrak dengan paket data Verizon selama dua tahun.
Sementara saudara kembarnya, Kin Two, ditawarkan dengan harga lebih mahal, yaitu seharga US$99,99 atau Rp 1 jutaan dengan kontrak dua tahun pula. Kin Two berukuran lebih besar dengan kapasitas memori lebih lapang dan kamera 8 megapixel.
Sepekan setelah masa pre-order, Kin One dan Two kemudian dijadwalkan akan segera merambah pasar. Konsumen nantinya bisa berlangganan layanan Verizon Wireless Nationwide Talk, email dan web dengan biaya bulanan mulai dari US$39,99 hingga US$29,99.
"Kin One dan Two dirancang untuk multimedia. Di dalamnya tertanam software pemutar musik Zune Microsoft, video musik dan FM radio. Microsoft juga merancangnya untuk memudahkan berjejaring sosial dan mengakses ke Facebook dan Twitter," tulis Microsoft dalam pengumuman resminya.
Dengan kedua ponsel tersebut, menurut Microsoft, pengguna bisa mengirim pesan atau email dengan cepat, mengambil gambar dengan kamera built-in yang didalamnya sudah termasuk teknologi auto focus dan LED flash.
"Pengguna juga dapat merekam video berkualitas HD dan mengunggah foto serta data lain ke internet dengan cepat," terang Microsoft berpromosi.
Microsoft menjanjikan kedua handset ini selanjutnya akan segera merambah pasar Eropa dengan operator Vodafone. Penjualan akan dimulai di Jerman, Italia, Spanyol dan Inggris.
// detikinet.com
Selasa, Maret 02, 2010
Peti Mati Berponsel
Banyak orang tak mau lepas dari ponsel di manapun berada, bahkan di dalam kubur. Inilah yang menginspirasi pembuatan sebuah peti mati mewah yang dilengkapi dengan ponsel layar sentuh di dalamnya.Dilansir AFP dan dikutip "inspirasi hari ini", peti mati unik itu ditampilkan dalam pameran barang mewah yang berlangsung di kota Verona, Italia.
Dilapisi dengan emas murni dan berbagai hiasan eksklusif, peti mati ini dijual dengan harga selangit. Dengan banderol US$ 381 ribu atau lebih dari Rp 3 miliar, tampaknya hanya kaum kaya saja yang mampu menebusnya.
Di dalam peti, sebuah ponsel layar sentuh yang tak disebut mereknya tampak menyolok. Mungkin keberadaan ponsel ini untuk mengantisipasi jika ternyata jenazah belum meninggal sehingga ia dapat meminta pertolongan.
Memang di zaman sekarang, ada tren di mana sebagian orang ingin dikubur dengan ponsel atau gadget tertentu. Misalnya, beberapa pecandu teknologi menulis wasiat agar dikubur dengan iPod kesayangannya.
Langganan:
Postingan (Atom)
